Waspada Hanta Virus
Himbauan

By Puskesmas Bener 02 Jun 2026, 09:04:36 WIB Kegiatan
Waspada Hanta Virus

Hantavirus adalah kelompok virus zoonotik yang ditularkan ke manusia melalui urine, feses, atau air liur hewan pengerat (seperti tikus liar) yang terinfeksi. Virus ini tidak menular antar manusia (kecuali pada kasus langka dari varian tertentu), melainkan menyebar saat manusia menghirup debu yang terkontaminasi kotoran tikus. [1, 2, 3, 4]
Jenis Penyakit Utama
Infeksi virus ini dapat memicu dua kondisi penyakit utama pada manusia: [1, 2]
  1. Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS): Lebih sering ditemukan di wilayah Amerika dan menyerang sistem pernapasan. Gejala awalnya meliputi demam dan nyeri otot, yang dengan cepat berkembang menjadi penumpukan cairan di paru-paru dan gagal napas. [1, 2, 3]
  2. Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS): Lebih umum terjadi di wilayah Asia dan Eropa. Gejalanya meliputi demam tinggi, nyeri punggung, masalah ginjal (bisa memicu gagal ginjal akut), serta pendarahan. [1, 2]
Gejala Umum
Di Indonesia, virus yang sering bersirkulasi adalah Seoul virus (SEOV) yang ditularkan oleh tikus rumah dengan gejala yang sekilas mirip demam berdarah atau flu, seperti: [1, 2]
  • Demam tinggi dan menggigil
  • Nyeri otot hebat
  • Sakit kepala dan mual
  • Gangguan pada organ vital seperti paru-paru dan ginjal [1, 2, 3]
Pencegahan dan Penanganan
Hingga kini belum ada vaksin yang disetujui secara luas untuk penyakit ini. Cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan dari sarang tikus. [1, 2]

Jika Anda harus membersihkan area yang berpotensi menjadi sarang tikus (seperti gudang atau loteng), Kementerian Kesehatan menyarankan untuk selalu menggunakan masker dan sarung tangan, menyemprot kotoran dengan disinfektan sebelum dibersihkan agar virus tidak menyebar ke udara, serta rajin mencuci tangan dengan sabun. [1, 2]




Counter Pengunjung